­

Nahkoda sebuah Kapal

September 29, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
Nahkoda sebuah kapal itu bernama pemimpin. Ia harus mampu mengarahkan kapalnya, dan memutuskan kemana kapal tersebut harus berlabuh. Ketika kapal tersebut di terjang ombak yang besar, pemimpin tersebut menjadi orang pertama yang paling bertanggung jawab atas kapal dan penumpang yanga ada di dalamnya. Sehingga, seorang nahkoda yang baik akan mencurahkan seluruh jiwa dan raga untuk berkorban demi orang yang di pimpinnya. Pemilihan Gubernur DKI 2017 ini di ibaratkan sebagai proses pencarian Nahkoda sebuah Kapal yang...

Continue Reading

Tentara Perbatasan

September 04, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] Day 6 3rd September 2016 Soooo excited, hari ini mengunjungi tentara perbatasan di Aji Kuning, Sebatik. Subuh di Sebatik menjadi subuh yang sangat dirindukan, karena udara dingin yang menusuk selimut, entah bagaimana bisa, disiang hari kami disajikan dengan udara yang sangaaaaat puanasssss, tetapi di malam hari hujan datang membasahi tanah Sebatik ini, apapun keadaannya, syukuri ajalah ya. Pagi ini, kami diminta membantu kakak-kakak SGI mengadakan event di SDN 006 Aji Kuning,...

Continue Reading

Nikmat yang tak Terbatas

September 03, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] Day 5 2nd September 2016 Dan satu hal yang kusadari.. Nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah setelah iman dan islam adalah nikmat akan kekayaan alam yang melimpah di bumi ini. "Bu kalo beli lombok dimana?" (red: Cabai) "Metik disitu lah dikebun belakang.." "Bu belanja dimana hari ini?" "Disitu lah kita petik langsung.." Disini makan durian gratis, makan duku tinggal metik, mau minum air kelapa tinggal nunggu jatoh dari pohonnya, mau bikin...

Continue Reading

Kartini di Perbatasan

September 02, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] day 4 1st September 2016 Mengajar di sekolah Tapal Batas yang semangat muridnya tak terbatas. Belajar dari sosok Ummi Suraidah; tentang semangatnya yang tak pernah padam untuk memberi. Tiap harinya Ummi masak makan siang dalam jumlah yang cukup banyak, ya walaupun dengan lauk seadanya, tetapi itu sangat cukup untuk menjadi bahan bakar sebelum anak-anak pulang ke rumah mereka dipinggiran Malaysia. Ya, ummi masakkan itu semua untuk mereka. Anak-anak yang singgah untuk...

Continue Reading

Para Pejuang Perbatasan

September 01, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] day 3 31th Agustus 2016 Disini.. Langit cerah tak berpolusi. Dan merah putih masih tertancap di dada kami. Mungkin itu beberapa kata yang dapat menggambarkan warga di daerah Sungai Limau, meskipun mereka berada di perbatasan, tetapi kecintaan mereka terhadap Indonesia tidak dapat diragukan. Kemarin, kami diberi kesempatan untuk mengunjungi daerah Bergosong. Bergosong itu daerah perbatasan dari Malaysia ke Indonesia. Disinilah para TKI perkebunan sawit tinggal, dan anak-anak mereka pergi menyusuri perkebunan...

Continue Reading