­

tidak (akan) pernah tau

Oktober 13, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
kita tidak akan pernah tau, alasan mengapa seseorang menerobos lampu merah. kita tidak akan pernah tau, alasan mengapa seseorang melambatkan laju kendaraan motornya. kitabtidak akan pernah tahu, alasans seseorang menangis tersedu-sedu di bawah helm yang ia pakai. kita tidak akan pernah tahu, sampai orang tersebut yang menberitahu. ...

Continue Reading

Nahkoda sebuah Kapal

September 29, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
Nahkoda sebuah kapal itu bernama pemimpin. Ia harus mampu mengarahkan kapalnya, dan memutuskan kemana kapal tersebut harus berlabuh. Ketika kapal tersebut di terjang ombak yang besar, pemimpin tersebut menjadi orang pertama yang paling bertanggung jawab atas kapal dan penumpang yanga ada di dalamnya. Sehingga, seorang nahkoda yang baik akan mencurahkan seluruh jiwa dan raga untuk berkorban demi orang yang di pimpinnya. Pemilihan Gubernur DKI 2017 ini di ibaratkan sebagai proses pencarian Nahkoda sebuah Kapal yang...

Continue Reading

Tentara Perbatasan

September 04, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] Day 6 3rd September 2016 Soooo excited, hari ini mengunjungi tentara perbatasan di Aji Kuning, Sebatik. Subuh di Sebatik menjadi subuh yang sangat dirindukan, karena udara dingin yang menusuk selimut, entah bagaimana bisa, disiang hari kami disajikan dengan udara yang sangaaaaat puanasssss, tetapi di malam hari hujan datang membasahi tanah Sebatik ini, apapun keadaannya, syukuri ajalah ya. Pagi ini, kami diminta membantu kakak-kakak SGI mengadakan event di SDN 006 Aji Kuning,...

Continue Reading

Nikmat yang tak Terbatas

September 03, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] Day 5 2nd September 2016 Dan satu hal yang kusadari.. Nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah setelah iman dan islam adalah nikmat akan kekayaan alam yang melimpah di bumi ini. "Bu kalo beli lombok dimana?" (red: Cabai) "Metik disitu lah dikebun belakang.." "Bu belanja dimana hari ini?" "Disitu lah kita petik langsung.." Disini makan durian gratis, makan duku tinggal metik, mau minum air kelapa tinggal nunggu jatoh dari pohonnya, mau bikin...

Continue Reading

Kartini di Perbatasan

September 02, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] day 4 1st September 2016 Mengajar di sekolah Tapal Batas yang semangat muridnya tak terbatas. Belajar dari sosok Ummi Suraidah; tentang semangatnya yang tak pernah padam untuk memberi. Tiap harinya Ummi masak makan siang dalam jumlah yang cukup banyak, ya walaupun dengan lauk seadanya, tetapi itu sangat cukup untuk menjadi bahan bakar sebelum anak-anak pulang ke rumah mereka dipinggiran Malaysia. Ya, ummi masakkan itu semua untuk mereka. Anak-anak yang singgah untuk...

Continue Reading

Para Pejuang Perbatasan

September 01, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] day 3 31th Agustus 2016 Disini.. Langit cerah tak berpolusi. Dan merah putih masih tertancap di dada kami. Mungkin itu beberapa kata yang dapat menggambarkan warga di daerah Sungai Limau, meskipun mereka berada di perbatasan, tetapi kecintaan mereka terhadap Indonesia tidak dapat diragukan. Kemarin, kami diberi kesempatan untuk mengunjungi daerah Bergosong. Bergosong itu daerah perbatasan dari Malaysia ke Indonesia. Disinilah para TKI perkebunan sawit tinggal, dan anak-anak mereka pergi menyusuri perkebunan...

Continue Reading

Desa Pembatas yang Tak Terbatas

Agustus 31, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
[a journal to remember] day 1 29th Agustus 2016 Perjalanan panjang menuju indonesia bagian malaysia pun segera di mulai, kami memulai perjalanan ini di bandara soekarno hatta. Ternyata untuk mencapai perbatasan indonesia kita harus memakai 3 jenis transportasi yang ada di Indonesia; Laut, Darat pun dengan Udara. Sesampainya di sungai nyamuk, kami langsung disajikan dengan pemandangan yang tidak biasa. "Ringgit.. Ringgit.. Yuk kau tukarlah uang kau tu ke Ringgit..." Saya masih di Indonesia ke? Iya....

Continue Reading

To be not OK

Juli 14, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
10.10 AM at 9th floor Sometimes  its ok to be not ok right? And now i am not feeling ok, kinda wanna cry, I'm kinda just really upset with my self. Idk but i really wanna crying right now. I feel worse. Look at yourself putttt, take a mirorr. You r totally a mess, You can't even handle your own life. I hate note arranging things accordingly, self management is necessity. And now, u r...

Continue Reading

Dan Syawaal pun cemburu..

Juli 11, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
6 Syawaal 1437 H Dan Syawal pun cemburu.. Ia datang seraya berkata.. Maukah kamu menjamu ku seperti kau menjamu bulan Ramadhan itu? Bulan dimana banyak orang berdiri tegak untuk shalat malam. Bulan dimana banyak orang berlomba-lomba mengerjakan kebaikan. Bulan dimana Al-Quran tak lagi berdebu. Bulan dimana banyak orang menahan haus, lapar, amarah pada siang hari. Aku tak meminta mu untuk berpuasa sebulan penuh, aku hanya meminta mu untuk menyisihkan waktu 6 hari untuk menyempurnakan ibadah...

Continue Reading

Mumblings of a Muslimah

Juli 10, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
Dear muslimah, disaat kamu sering melempar kode, hingga kode itu bertebaran di udara, apa yang kamu cari? Perhatiannya? Dear muslimah, disaat kamu sering memberinya signal, apa yang kamu ingin dapatkan? Perhatiannya? Terus kalo kode kamu nyampe, lalu ada yang menanggapinya kejenjang yang lebih serius, emang kamu udah siap? Dear muslimah, one thing for sure, Nikkah; that's a huge commitment. Nggak bisa sebercanda itu. Kita butuh persiapan yang sangat matang. Karena menikah adalah sebuah perjalanan panjang,...

Continue Reading

For a Reason?

Juli 10, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
Commuter Line tujuan Manggarai July 9th, 2016 At 11.30 pm Pagi ini, untuk pertama kalinya ia keluar rumah dan berniat untuk main. Tidak, bukan sekedar main mungkin, ia niatkan untuk silaturahmi. Karena ia sangat sadar, bahwa niat akan berdampak kepada keberkahan yang akan di dapatkan, maka pada pagi ini, ia berangkat dengan niat bersilaturahmi. Ia bergegas menuju stasiun kereta yang paling dekat dengan rumahnya, Stasiun Cakung. Setiba disana, kondisi sangatlah ramai dipenuhi keluarga yang mungkin...

Continue Reading

Pejuang Aspirasi Mahasiswa

Mei 27, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
Badan Perwakilan Mahasiswa, atau disingkat dengan BPM, begitulah mahasiswa menyebutnya, tidak hanya sekedar menjadi badan yang mengawasi kinjerja BEM, BPM pun mempunyai peran untuk menampung aspirasi Rakyat Sipil di Kampus ini. Ya, Rakyat Sipil, begitulah panggilan yang beredar untuk teman-teman yang belum bisa aktif di organisasi. Badan Perwakilan Mahasiswa, atau yang dikenal dengan Viva Legislativanya. Apakah jika kamu menjadi seorang organisatoris itu berarti kamu sudah menjadi Legislator kampus? Tidak, belum tentu. Menjadi seorang Legislator tidak...

Continue Reading

My Trip to Negeri Jiran

Februari 29, 2016 / BY Puteri Sarah Ramdani
Assalamu'alaykun and Helloo everyone who did read my blog. Sudah lama tidak bersua, sibuk? sok sibuk lebih tepatnya. Produktif? Sok produktif lebih tepatnya, semenjak laptopku hilang, hatiku begitu nelangsa, seperti bapak Habibi yang ditinggal ibu Ainun pergi untuk selamanya *em, maaf sedikit alay. Tapi serius, putsar jadi ngga semangat menulis lagi huhu, tulisan ini pun dibuat di komputer Lab Pasar Modal FE UNJ, di gedung N, putsar mengazzamkan dalam diri, selama putsar bertugas disini, putsar...

Continue Reading